COLLECTION
Koleksi Perpustakaan
Koleksi otomatis dari Perpustakaan
Publikasi
Gagal Ginjal : Cangkok ginjal atau cuci darah seumur hidup?, Apa gejala-gejala utama awal yang harus diwaspadai?, Berapa besar peluang untuk sembuh?, Terapi alternatif apa yang boleh dipertimbangkan?
Narkoba, HIV AIDS Bahaya dan Penanggulangannya
Rehabilitasi bagi Korban Narkoba
Pendekatan Holistik Penyakit Kardiovaskular VI : Tatalaksana Penyakit Kardiovaskular dalam Praktek Sehari-hari Pendekatan Holistik
Kumpulan Jawaban Patofisiologi
Terapi Penyakit Kronis
Sejarah & peradaban Islam
SEJARAH ISLAM PERIODE KLASIK
Penulisan sejarah Islam biasanya diklasifikasikan menjadi periode klasik, periode pertengahan, dan periode modern. Periode klasik identik dengan masa kejayaan Islam, periode pertengahan cenderung didominasi kemunduran Islam, sedangkan periode modern ditandai dengan kebangkitan Islam. Pada saat dunia Islam mengalami kemajuan pesat, kondisi dunia Barat sebaliknya. Tetapi orang-orang Barat akhirnya mampu mentransfer ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat Muslim. Kesempatan itu memang sangat besar karena pemerintahan Islam terkenal sebagai pemerintah yang sangat toleran terhadap para penganut agama selain Islam. Sikap toleran itulah yang diteladankan oleh Rasulullah saw selama memimpin umat Islam. Pemimpin-pemimpin berikutnya juga sangat toleran. Misalnya, Khalifah ‘Umar ibn al-Khattab ketika menguasai Baitul Maqdis, atau para pemimpin lainnya, baik di kawasan Islam timur maupun barat. Bangsa Barat yang melihat kesempatan emas selama berinteraksi dengan umat Islam memanfaatkannya secara maksimal untuk mengalihkan ilmu pengetahuan. Adapun jalur-jalur yang menjadi jembatan untuk transformasi ilmu pengetahuan tersebut antara lain melalui Andalusia (Spanyol), Sicilia (Italia), dan perang salib. Demikianlah keberhasilan bangsa Barat dalam pengalihan ilmu pengetahuan dari dunia Islam sehingga sampai hari ini mereka mampu berdiri di puncak peradaban setelah berada lama dalam masa kegelapan. Agar era supremasi intelektual Islam tidak hanya sekedar nostalgia dan umat Islam tidak terlalu lama tenggelam dalam keterpurukan, lantas apa yang semestinya dilakukan. Inilah manfaat menelaah kajian sejarah masa lampau karena sejarah adalah guru kehidupan yang menyediakan garis-garis pedoman yang sangat berfaedah. Perlu ditegaskan bahwa mengembalikan kejayaan peradaban Islam merupakan kewajiban kaum Muslimin. Secara kuantitatif jumlah negara yang dipimpin oleh penguasa Muslim dan mempunyai penduduk mayoritas beragama Islam sangat signifikan. Oleh karena itu, diperlukan penyadaran kembali mengenai tanggung jawab mereka terhadap eksistensi umat dan agama Islam ini. Di samping itu, gerakan ijtihad secara menyeluruh hendaknya terus direvitalisasi.
Sejarah nasional Indonesia: Jaman pertumbuhan dan perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia
Sejarah Peradaban Islam
Buku ini banyak berbicara tentang bagaimana sejarah dan apa saja peradaban-peradaban islam dari masa klasik hingga modern, ditulis sangat jujur dan objektif. Buku ini juga di susun berdasarkan tuntutan kurikulum dalam bidang studi Sejarah Peradaban Islam, sehingga perlu kiranya di terbitkan dalam memenuhi kebutuhan akademik.
Sejarah peradaban Islam di Indonesia
History of Islamic civilization in Indonesia; collection of articles.
Seminar Sejarah Nasional III
Sejarah dan budaya Bondowoso
Sejarah Peradaban Islam
Berbicara tentang sejarah bermakna bercerita tentang masa lalu, sebab sejarah adalah peristiwa, kejadian atau riwayat yang benar-benar terjadi pada masa lalu. Benarkah sejarah tak pernah bohong?, sejarah tidak pernah berbohong, sebab sejarah dibuktikan dengan peninggalan budaya[1]. Oleh sebab itu sejarah, baru bisa disebut sebagai sejarah, apabila ia meninggalkan bukti masa lalunya. Tanpa bukti maka sejarah tersebut hanya akan menjadi dongeng belaka. Mengapa orang perlu belajar tentang sejarah?, Bukankah orang harus melihat ke masa depannya bukan kebelakang (masa lalu)?. Perlu dipahami bahwa sejarah bukan hanya sekedar peristiwa, kejadian atau riwayat masa lalu, yaa,. memang ia terjadi pada masa lalu akan tetapi sejarah adalah teropong masa depan. Orang yang meninggalkan sejarahnya bermakna ia merusak masa depannya, orang yang melupakan sejarahnya bermakna ia tidak bisa melihat ke masa depannya. [1] Wujud kebudayaan merupakan bentuk yang dihasilkan oleh pemikiran kebudayaan. Adapun wujud kebudayaan menurut J.J. Hoenigman, ada tiga wujud kebudayaan, yakni: Pertama, Gagasan yaitu wujud kebudayaan yang berupa gagasan, ide, nilai, norma, peraturan, dan lain sebagainya. Sifatnya abstrak, tidak dapat diraba, disentuh dan bukan barang yang nyata. Jika gagasan ini dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan tersebut berada dalam karangan-karangan atau tulisan-tulisan. Misalnya: kitab kuno, prasati dan lain sebagainya. Kedua, Aktivitas yaitu tindakan atau aktivitas manusia yang berasal dari pemikiran kebudayaan. Wujud kedua ini sering disebut dengan sistem sosial, terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang sering berinteraksi. Sifatnya nyata, terjadi di sekeliling kita sehari-hari, dapat diamati dan didokumentasikan. Misalnya: sistem adat, sitem kemasyarakatan dan lain sebagainya. Ketiga, Artefak yaitu wujud fisik berupa hasil aktivitas atau karya manusia dalam masyarakat yang berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, didokumentasikan serta sifatnya wujud konkret. Misalnya: Patung, bangunan dan lain sebagainya.
Jernal sejarah
Sejarah dan kebudayaan Minahasa
History of Minahasa in North Sulawesi Province.
Sejarah kota Manado, 1945-1979
Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI)
Buku Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) ini, sehingga dapat menyelesaikannya. Buku yang menjadi pegangan mahasiswa ini merupakan satu diantara banyaknya sumber tentang Pembelajaran SKI, yang isinya tak terlepas dari materi bahasan yang terdapat dalam silabus perkuliahan. Keberadaan buku Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam ini diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan atau sumber awal dalam mengambil materi pembahasan.